Analisa Harian Detail
Analisa Harian USD/JPY (Jumat, 20 Juni 2025)
Analisa Harian USD/JPY (Jumat, 20 Juni 2025)
Analisis Teknikal USD/JPY (US Dollar vs Japanese Yen) – 20 Juni 2025
Pasangan mata uang USD/JPY pada grafik H1 menunjukkan kecenderungan tren naik (bullish) secara jangka pendek hingga menengah, meskipun saat ini tengah mengalami koreksi setelah gagal melanjutkan reli di atas level 145.600. Kondisi ini membuka potensi penyesuaian harga sebelum kembali melanjutkan arah dominan, dengan fokus pada level-level teknikal yang krusial untuk perdagangan tanggal 20 Juni 2025.
Tinjauan Teknis
1. Tren Umum dan Moving Average
Harga masih bergerak di atas SMA 200 (garis hijau), menandakan bahwa struktur tren jangka menengah tetap bullish.
EMA 20 (merah) dan EMA 50 (ungu) menunjukkan tanda-tanda kemungkinan crossover ke bawah dalam jangka sangat pendek, mengindikasikan tekanan koreksi.
Saat ini harga sedang menguji area support dinamis EMA 50 dan SMA 100 di sekitar 145.200.
2. Support dan Resistance
Support terdekat: 145.100 – 144.950 (konfluen dengan EMA 50 dan level konsolidasi sebelumnya)
Resistance terdekat: 145.600 – 145.750
Breakout ke bawah dari support akan membuka ruang koreksi lebih dalam menuju 144.700
3. Aksi Harga
Terlihat formasi candle bearish kuat pada sesi terakhir, mengindikasikan aksi profit-taking dari kenaikan sebelumnya.
Namun selama harga tetap bertahan di atas 145.100, koreksi ini dapat dianggap sebagai pullback sehat dalam tren naik.
Rekomendasi Peluang Trading – 20 Juni 2025
Skenario Utama: Buy on Dip (Rebound dari Support)
Entry Buy: 145.100 – 145.200
Stop Loss: 144.850
Target Profit 1: 145.600
Target Profit 2: 145.750
Rasio risiko-imbal hasil: 1:2 sangat memadai
Skenario Alternatif: Sell on Breakdown (Jika support jebol)
Entry Sell: Di bawah 144.950
Stop Loss: 145.200
Target Profit 1: 144.600
Target Profit 2: 144.300
Kesimpulan
USD/JPY saat ini berada dalam fase korektif di tengah tren naik yang masih valid secara teknikal. Level 145.100 menjadi kunci dalam menentukan arah pergerakan selanjutnya. Selama harga tidak menembus support tersebut, peluang buy on dip masih terbuka dengan target mendekati area resistance sebelumnya. Namun trader harus tetap waspada terhadap potensi breakdown yang dapat mengubah bias jangka pendek menjadi bearish. Penggunaan manajemen risiko yang disiplin sangat disarankan untuk menghadapi potensi volatilitas di akhir pekan pasar.
Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat informatif dan tidak dimaksudkan sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada pada tanggung jawab masing-masing individu.