Analisa Harian Detail
Analisa Harian GBP/USD (Senin, 23 Juni 2025)
Analisa Harian GBP/USD (Senin, 23 Juni 2025)
Analisis Teknikal GBP/USD – 23 Juni 2025
Pasangan mata uang GBP/USD mengalami tekanan jual signifikan selama sesi perdagangan terbaru, terlihat dari pelemahan beruntun yang menyebabkan harga turun menembus area support minor. Dengan struktur harga yang kini membentuk lower high dan lower low dalam time frame H1, outlook teknikal jangka pendek condong ke arah bearish.
---
Tinjauan Teknis
1. Struktur Tren
Tren jangka pendek menunjukkan pola bearish yang konsisten sejak pertengahan Juni, dengan tekanan jual meningkat pasca gagal bertahan di atas resistance psikologis 1.3500.
Harga saat ini berada di kisaran 1.3428, mendekati area support psikologis 1.3400.
2. Indikator Moving Average
EMA 20 (merah), EMA 50 (ungu), dan EMA 200 (hijau) telah tersusun rapi dalam formasi bearish: EMA 20 < EMA 50 < EMA 200.
Harga kini bergerak di bawah ketiga EMA tersebut, menegaskan dominasi seller.
3. Momentum dan Volume
Penurunan harga disertai volume transaksi yang relatif stabil, mencerminkan tekanan jual yang berkelanjutan.
Tidak terlihat sinyal pembalikan kuat dalam pola candlestick terakhir, meskipun muncul sedikit ekor bawah, yang mengindikasikan support awal.
---
Rekomendasi Peluang Trading – 23 Juni 2025
Skenario Utama: Sell on Rally
Entry Sell: 1.3450 – 1.3465 (area pullback ke resistance dinamis EMA 50)
Stop Loss: 1.3495
Take Profit 1: 1.3405
Take Profit 2: 1.3375
Risk:Reward: sekitar 1:2
Skenario Alternatif: Breakout Sell
Entry Sell: 1.3410 (jika support minor jebol)
Stop Loss: 1.3440
Target Profit: 1.3360
---
Kesimpulan
GBP/USD masih menunjukkan potensi penurunan lanjutan dalam jangka pendek dengan bias teknikal yang kuat ke arah bearish. Strategi terbaik menjelang pembukaan awal pekan 23 Juni 2025 adalah memanfaatkan pullback untuk posisi sell, selama harga tetap di bawah 1.3480. Waspadai potensi pantulan dari level 1.3400, yang berfungsi sebagai support psikologis kuat. Tetap disiplin terhadap manajemen risiko karena volatilitas dapat meningkat akibat rilis data ekonomi besar di minggu berjalan.
Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat informatif dan tidak dimaksudkan sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada pada tanggung jawab masing-masing individu.