Analisa Harian Detail
Analisa Harian USD/JPY (Kamis, 26 Juni 2025)
Analisa Harian USD/JPY (Kamis, 26 Juni 2025)
Analisis Teknis USD/JPY – Peluang Trading
---
Ringkasan Pergerakan Harga
USD/JPY mengalami pelemahan signifikan setelah mencetak puncak harga di atas level 147.750. Koreksi tajam yang terjadi memperlihatkan tekanan jual yang dominan, dengan harga kini turun ke area 144.970. Struktur harga menunjukkan pembentukan lower high dan lower low, mengindikasikan pergeseran tren jangka pendek dari bullish menjadi bearish.
Saat ini, harga bergerak di bawah semua moving average utama, mempertegas kekuatan tekanan turun. Koreksi naik yang terjadi sebelumnya tertahan di sekitar MA200 (area dinamis resistance), yang gagal ditembus dan menjadi konfirmasi penolakan untuk reli lanjutan.
---
Indikator Moving Average
MA20 (merah), MA50 (ungu), dan MA100 (biru) telah bersilangan ke bawah, menandakan fase koreksi yang berubah menjadi tren turun.
MA200 (hijau) yang sebelumnya mendatar kini mulai membentuk slope negatif, mendukung arah bearish jangka menengah.
---
Level Kunci
Support terdekat: 144.800 – 144.600 (area harga saat ini)
Support berikutnya: 144.000 – 143.800 (area demand sebelumnya dan zona pantulan 18 Juni)
Resistance terdekat: 145.400 – 145.700 (area cluster MA dan supply minor)
---
Peluang Trading
Skenario 1: Sell on Rally
Strategi: Menunggu harga melakukan pullback ke area resistance dinamis (MA50/MA100)
Entry: Sell limit di 145.400
Stop Loss: 145.850 (di atas MA200)
Take Profit: 144.000 – 143.800
Risk/Reward Ratio: Sekitar 1:2
Skenario 2: Sell on Breakdown
Strategi: Entry mengikuti kelanjutan penurunan jika harga menembus support 144.600
Entry: Sell stop di 144.580
Stop Loss: 144.950
Take Profit: 144.000 – 143.700
Catatan: Pastikan konfirmasi volume dan candle bearish saat breakdown.
---
Kesimpulan
USD/JPY menunjukkan potensi penurunan lanjutan setelah gagal mempertahankan posisi di atas level resistance kunci dan bergerak di bawah seluruh moving average utama. Struktur harga yang semakin melemah mengindikasikan dominasi seller, sehingga peluang trading cenderung berpihak pada posisi short. Manajemen risiko tetap menjadi prioritas utama, terutama menghadapi potensi intervensi verbal atau kebijakan dari otoritas moneter Jepang yang sensitif terhadap pergerakan nilai tukar yen.
Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat informatif dan tidak dimaksudkan sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada pada tanggung jawab masing-masing individu.