Analisa Harian Detail
Analisa Harian USD/JPY (Jumat, 27 Juni 2025)
Analisa Harian USD/JPY (Jumat, 27 Juni 2025)
Analisis Teknis USD/JPY – Peluang Trading 27 Juni 2025
---
Tinjauan Umum
Grafik pergerakan USD/JPY pada timeframe H1 menunjukkan tren penurunan yang dominan sejak puncak harga di kisaran 147.770 pada 24 Juni 2025. Setelah penurunan tajam, harga mencoba melakukan rebound namun terbatas oleh area resistance dinamis dari moving average yang lebih panjang.
Kondisi saat ini memperlihatkan konsolidasi pendek di kisaran 144.30, dengan kecenderungan tekanan jual masih terlihat lebih dominan. Ketidakmampuan harga menembus resistance moving average mengindikasikan peluang lanjutan tren bearish masih terbuka.
---
Analisis Moving Average
MA20 (merah) dan MA50 (ungu) berada di bawah MA100 (biru) dan MA200 (hijau), membentuk struktur death cross.
MA jangka pendek cenderung mendatar dan menyilang satu sama lain, mengindikasikan fase konsolidasi minor dalam tren turun.
Harga tertahan di bawah semua MA utama, menegaskan bahwa seller masih memegang kendali jangka pendek.
---
Level Teknis Penting
Resistance terdekat: 144.90 – 145.00 (zona MA100)
Support penting: 143.90 dan 143.50
Resistance lanjutan: 145.70 (MA200)
---
Skenario Peluang Trading
Skenario 1: Sell on Rally
Entry: Sell limit di area 144.90 – 145.00
Stop Loss: 145.40
Target: 144.00 – 143.50
Rasio Risiko/Imbal Hasil: 1:2+
Zona MA100 dan MA200 menjadi titik ideal untuk aksi jual, dengan peluang rejection jika harga kembali menguji area tersebut.
---
Skenario 2: Sell on Breakdown
Entry: Sell stop di bawah 143.85
Stop Loss: 144.30
Target: 143.00 – 142.60
Jika harga menembus support minor di 143.90, maka potensi bearish lanjutan bisa dimanfaatkan hingga area support selanjutnya.
---
Kesimpulan
USD/JPY saat ini masih berada dalam tekanan bearish pasca penurunan tajam. Rebound jangka pendek belum mampu mengubah arah tren. Selama harga tetap berada di bawah MA200, bias jangka pendek tetap negatif dengan peluang trading lebih disarankan pada sisi penjualan (sell on strength). Perlu diwaspadai potensi intervensi verbal dari otoritas Jepang yang bisa meningkatkan volatilitas sewaktu-waktu.
Analisis Teknis USD/JPY – Peluang Trading 27 Juni 2025
---
Tinjauan Umum
Grafik pergerakan USD/JPY pada timeframe H1 menunjukkan tren penurunan yang dominan sejak puncak harga di kisaran 147.770 pada 24 Juni 2025. Setelah penurunan tajam, harga mencoba melakukan rebound namun terbatas oleh area resistance dinamis dari moving average yang lebih panjang.
Kondisi saat ini memperlihatkan konsolidasi pendek di kisaran 144.30, dengan kecenderungan tekanan jual masih terlihat lebih dominan. Ketidakmampuan harga menembus resistance moving average mengindikasikan peluang lanjutan tren bearish masih terbuka.
---
Analisis Moving Average
MA20 (merah) dan MA50 (ungu) berada di bawah MA100 (biru) dan MA200 (hijau), membentuk struktur death cross.
MA jangka pendek cenderung mendatar dan menyilang satu sama lain, mengindikasikan fase konsolidasi minor dalam tren turun.
Harga tertahan di bawah semua MA utama, menegaskan bahwa seller masih memegang kendali jangka pendek.
---
Level Teknis Penting
Resistance terdekat: 144.90 – 145.00 (zona MA100)
Support penting: 143.90 dan 143.50
Resistance lanjutan: 145.70 (MA200)
---
Skenario Peluang Trading
Skenario 1: Sell on Rally
Entry: Sell limit di area 144.90 – 145.00
Stop Loss: 145.40
Target: 144.00 – 143.50
Rasio Risiko/Imbal Hasil: 1:2+
Zona MA100 dan MA200 menjadi titik ideal untuk aksi jual, dengan peluang rejection jika harga kembali menguji area tersebut.
---
Skenario 2: Sell on Breakdown
Entry: Sell stop di bawah 143.85
Stop Loss: 144.30
Target: 143.00 – 142.60
Jika harga menembus support minor di 143.90, maka potensi bearish lanjutan bisa dimanfaatkan hingga area support selanjutnya.
---
Kesimpulan
USD/JPY saat ini masih berada dalam tekanan bearish pasca penurunan tajam. Rebound jangka pendek belum mampu mengubah arah tren. Selama harga tetap berada di bawah MA200, bias jangka pendek tetap negatif dengan peluang trading lebih disarankan pada sisi penjualan (sell on strength). Perlu diwaspadai potensi intervensi verbal dari otoritas Jepang yang bisa meningkatkan volatilitas sewaktu-waktu.
Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat informatif dan tidak dimaksudkan sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada pada tanggung jawab masing-masing individu.