logo

Analisa Harian USD/JPY (Senin, 30 Juni 2025)

Analisis Teknis USD/JPY – Konsolidasi di Area Bawah, Potensi Rebound Terbatas

---

Tinjauan Umum Pasar

 

USD/JPY mengalami penurunan tajam dari level puncak 147.77 sejak 21 Juni, dan kini memasuki fase konsolidasi di area 144.50. Pergerakan harga dalam beberapa hari terakhir didominasi oleh tekanan bearish yang kuat, disertai struktur lower highs dan lower lows. Meskipun terjadi stabilisasi harga di area support minor, tren menurun secara keseluruhan masih belum menunjukkan tanda pembalikan signifikan.

---

Struktur Teknis dan Moving Average

 

Harga masih bergerak di bawah MA 100 dan MA 200, menandakan dominasi tren turun.

 

MA jangka pendek (MA 20 dan MA 50) saat ini mulai melandai dan sedikit menyempit, mengindikasikan adanya potensi konsolidasi atau pembentukan basis harga sementara.

Support kuat terletak di area 144.10–144.30, sedangkan resistance terdekat berada di sekitar 144.90–145.00.

---

Level Teknis Penting

 

Support utama: 144.10

Resistance jangka pendek: 144.90

Resistance menengah: 145.30 (bertepatan dengan MA 100)

Resistance lanjutan: 145.85 (area breakdown sebelumnya)

---

Strategi Trading 30 Juni 2025

 

Skenario 1: Sell on Rally

Entry ideal: 144.90 – 145.10

Stop Loss: 145.45

Target: 144.30 – 144.00

 

Alasan: Struktur harga masih dalam tren turun dan pullback menuju resistance jangka pendek memberikan peluang untuk masuk posisi jual dengan rasio risiko:reward yang menarik.

 

Skenario 2: Breakout Support

Entry: Sell stop di bawah 144.05

Stop Loss: 144.45

Target: 143.50 – 143.10

 

Alasan: Jika harga menembus area support 144.10, tekanan jual diperkirakan berlanjut menuju area support mingguan.

---

Kesimpulan

 

USD/JPY saat ini berada dalam fase konsolidasi setelah tren turun tajam dalam beberapa hari terakhir. Selama harga tidak mampu menembus di atas area 145.30, bias bearish masih dominan. Strategi yang lebih konservatif adalah menunggu konfirmasi rejection di resistance atau penembusan support untuk melanjutkan posisi jual. Rebound yang terjadi cenderung bersifat teknikal dan terbatas jika tidak disertai katalis fundamental baru dari AS atau Jepang.

 

Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat informatif dan tidak dimaksudkan sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada pada tanggung jawab masing-masing individu.

Chat Kami!