logo

Analisa Harian USD/JPY (Rabu, 23 Juli 2025)

USDJPY H1 Berpotensi Menguji 146.000 di Sesi Perdagangan 23 Juli 2025

 

Gambaran Instrumen dan Analisis Teknis

Pasangan mata uang USDJPY mencatat tekanan jual signifikan dalam dua sesi terakhir, di mana harga anjlok dari kisaran 147.80 ke level terendah 146.40. Grafik H1 menunjukkan pola penurunan tajam yang didukung oleh kemiringan menurun dari moving average jangka pendek (MA 5 dan 10), yang kini berada di atas harga dan membentuk pola bearish alignment.

 

Harga juga telah menembus dan diperdagangkan jauh di bawah MA 50 dan MA 200, menegaskan dominasi seller dalam jangka pendek. Meskipun terdapat sedikit rebound teknikal di awal sesi Asia, upaya bullish tampak masih tertahan di sekitar area 146.60–146.70.

 

Stochastic oscillator (jika ditambahkan) kemungkinan sedang mendekati area oversold, namun belum menunjukkan sinyal divergensi kuat. Ini menandakan bahwa pemantulan saat ini berpotensi hanya sebagai retracement sebelum melanjutkan penurunan lebih lanjut.

 

Level Teknis Penting

 

Support Kuat: 146.000 (psikologis & potensi target downside)

 

Support Minor: 146.400

 

Resistance Intraday: 146.750 – 146.900

 

Resistance Kunci: 147.250

 

 

Strategi Trading Potensial (23 Juli 2025)

 

Skenario Bearish (utama): Selama harga tertahan di bawah resistance 146.90–147.00, peluang untuk melanjutkan penurunan cukup tinggi. Sell on rally dapat dipertimbangkan di zona 146.75–146.90, dengan target menuju 146.40 dan ekstensi ke 146.00.

 

Skenario Bullish (alternatif): Jika harga mampu menembus dan bertahan di atas 147.00, maka tekanan jual berpotensi mereda, dan USDJPY bisa menguji area 147.30–147.50.

 

 

Kesimpulan

Arah jangka pendek USDJPY masih condong bearish selama harga tertahan di bawah area 147.00. Pemulihan harga yang terjadi sejauh ini belum cukup kuat untuk membalikkan tren. Fokus hari ini tertuju pada kemungkinan breakdown menuju 146.00 sebagai target utama. Pengelolaan risiko tetap krusial mengingat potensi volatilitas yang bisa meningkat menjelang sesi New York.

 

Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat informatif dan tidak dimaksudkan sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada pada tanggung jawab masing-masing individu.

Chat Kami!