Analisa Harian Detail
Analisa Harian EUR/USD (Senin, 28 Juli 2025)
Analisa Harian EUR/USD (Senin, 28 Juli 2025)
Analisis Teknikal EUR/USD – Prospek dan Strategi Trading untuk 28 Juli 2025
Grafik EUR/USD time frame H1 menunjukkan kondisi pasar yang cenderung sideways hingga bearish ringan dalam beberapa hari terakhir. Setelah sempat menguat hingga kisaran 1.1785 pada 23 Juli 2025, harga mulai mengalami tekanan jual yang konsisten, sebelum akhirnya rebound terbatas dari area support intraday 1.1720 pada sesi 25 Juli. Saat ini, harga bergerak di sekitar level 1.1755, berada di antara dua MA penting, mengindikasikan fase transisi pasar.
Indikator Moving Average:
MA 20 (merah) dan MA 50 (ungu) saat ini mulai merapat dan mendatar, mengindikasikan melemahnya momentum tren.
MA 100 (biru) berada sedikit di atas harga, bertindak sebagai resistance dinamis utama dalam jangka pendek.
MA 200 (hijau) kini mulai berperan sebagai support dinamis di area 1.1735.
Struktur moving average menunjukkan ketidakjelasan arah jangka pendek. Kondisi ini dapat menimbulkan pergerakan harga yang cenderung range-bound atau menunggu katalis fundamental baru.
Price Action:
Harga baru saja melakukan bounce dari area 1.1720–1.1730, namun belum mampu menembus resistance kuat di atas 1.1755–1.1760.
Candlestick terakhir memperlihatkan tekanan jual ringan setelah upaya naik yang terbatas, menandakan potensi koreksi dalam range sempit.
Pergerakan harga membentuk lower high dan higher low dalam beberapa sesi terakhir – sinyal klasik dari potensi terbentuknya pola segitiga (triangle) atau konsolidasi.
Rekomendasi Trading untuk 28 Juli 2025:
Skenario Utama (Range-Bound Trading):
Karena belum ada dominasi tren yang kuat, strategi terbaik adalah memanfaatkan kondisi sideways.
Sell limit di area 1.1760–1.1770, target ke 1.1735, kemudian 1.1720 jika tekanan jual berlanjut.
Buy limit di area 1.1720–1.1730, target ke 1.1750, dan jika breakout atas terjadi, target lanjut di 1.1775.
Stop loss disarankan 15–20 pips di luar area entri.
Skenario Tambahan (Breakout Strategi):
Buy on breakout jika harga menembus dan closing di atas 1.1780, target ke 1.1805–1.1820.
Sell on breakdown di bawah 1.1715, target ke 1.1690–1.1675.
Skenario ini hanya berlaku jika ada pemicu volatilitas kuat (misalnya, data ekonomi AS atau zona euro).
Kesimpulan:
Pasar EUR/USD masih bergerak dalam fase konsolidasi tanpa tren dominan. Dengan kondisi seperti ini, pendekatan terbaik adalah range-trading dengan memperhatikan area support dan resistance kunci. Jika terjadi breakout, barulah strategi trend-following dapat diterapkan. Trader disarankan tetap waspada terhadap rilis data ekonomi utama Eropa atau AS yang dapat memicu pergerakan tajam keluar dari zona konsolidasi ini.
Disclaimer: Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan bukan merupakan saran investasi. Gunakan manajemen risiko yang disiplin dan sesuaikan strategi dengan profil risiko pribadi Anda.