logo

Harga Emas Terkeok Hari Ini Meski Menciptakan ATH

Harga Emas Terkoreksi Setelah Pidato Powell

 

Harga emas mengalami koreksi pada perdagangan Kamis (18/9/2025) pagi, menyusul pidato Ketua The Fed, Jerome Powell. Komoditas ini diperdagangkan pada level US$3.696,60 per ons troi untuk pengiriman Desember 2025 di Commodity Exchange, turun 0,57% dari harga penutupan sebelumnya.

 

Chart XAU/USD 18-09-2025

 

Dampak dari Sikap The Fed yang Kurang Dovish

Penurunan harga emas terjadi setelah dolar AS menguat, yang dipicu oleh komentar Powell dalam konferensi pers. Meskipun The Fed baru saja memangkas suku bunga, pernyataan Powell cenderung kurang akomodatif ("dovish") dibandingkan ekspektasi pasar. Ia menyoroti adanya pelemahan di pasar tenaga kerja dan menekankan pentingnya mengelola risiko inflasi.

Powell juga menyatakan, "Permintaan tenaga kerja melemah, dan laju penciptaan lapangan kerja baru-baru ini tampaknya berada di titik impas yang dibutuhkan untuk menjaga tingkat pengangguran tetap konstan." Komentarnya ini mematahkan narasi pasar yang sebelumnya meyakini bahwa Powell akan bersikap lebih lunak.

 

Reaksi Pasar dan Pergerakan Harga

Sikap Powell yang hati-hati membuat dolar AS kembali menguat dan menekan harga emas. Sebelumnya, emas sempat mencapai rekor tertinggi baru di US$3.707,57 per ons troi setelah keputusan pemangkasan suku bunga diumumkan.

Menurut Frank Monkam, seorang pedagang makro, harga emas berbalik arah karena adanya aksi ambil untung dari aset-aset lain seperti ekuitas dan obligasi. Hal ini menunjukkan bahwa investor mengambil keuntungan dari pasar yang lebih luas, sehingga memicu koreksi pada harga emas.

 

Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat informatif dan tidak dimaksudkan sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada pada tanggung jawab masing-masing individu.

Chat Kami!