logo

Tembok $4.000 Retak, Emas Langsung Bangkit! Ternyata Ini Ancaman AS-China yang Bikin Harga Terbang!

 

Emas Menguat Dekati $4.050: Rebound Cepat di Tengah Kekhawatiran Geopolitik dan Ketegangan Dagang AS-China

 

JAKARTA, 13 Oktober 2025 – Harga emas dunia (XAU/USD) memulai pekan baru dengan momentum bullish yang kuat. Setelah mengalami koreksi tajam pasca-penembusan level 4.048 per ons troi** (terlihat jelas pada chart H1 terbaru).

Pemulihan harga emas dari $3.960-an (di 10 Oktober) menuju $4.048 (di 13 Oktober) didukung oleh konfirmasi fundamental baru, yang menunjukkan peran emas sebagai aset safe-haven semakin tak tergantikan.

 

 

 

Analisis Fundamental (11-13 Oktober 2025)

 

Meskipun tidak ada data ekonomi AS tingkat tinggi yang dirilis selama akhir pekan, sentimen pasar emas didominasi oleh dua faktor fundamental:

 

1. Eskalasi Ketegangan Dagang AS-China

 

Faktor safe-haven menjadi pendorong utama. Sentimen pasar diguncang oleh kembali memanasnya ketegangan dagang antara Amerika Serikat dan China. Ancaman tarif baru dan retorika yang semakin keras dari kedua belah pihak mendorong investor global untuk segera mencari perlindungan.

  • Dampak: Ketidakpastian geopolitik dan perang dagang secara tradisional menjadi katalis terbesar bagi kenaikan emas. Permintaan emas melonjak karena investor ingin melindungi modal mereka dari volatilitas pasar saham dan risiko rantai pasok global.

 

2. Ekspektasi Pelonggaran Kebijakan The Fed yang Konsisten

 

Meskipun data ekonomi AS libur di akhir pekan, keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed) bulan ini tetap tinggi dan terkonfirmasi.

  • Tren Suku Bunga Menurun: Analis menyoroti tren suku bunga yang masih condong menurun, didukung oleh notulen FOMC pekan lalu yang dovish. Prospek suku bunga yang lebih rendah secara konsisten menekan Dolar AS (DXY) dan menjaga daya tarik emas sebagai aset non-yielding.

  • Permintaan Global: Sejalan dengan tren global, harga emas batangan di pasar domestik (seperti Antam) juga kembali mencetak rekor tertinggi di awal pekan ini, menunjukkan permintaan ritel yang solid seiring pelemahan Rupiah.

 

Analisis Teknikal Chart (XAU/USD H1)

 

  • Koreksi dan Rebound: Setelah penembusan $4.000 dan mencapai puncak awal di sekitar $4.058 (9 Oktober), emas mengalami koreksi sehat. Namun, logam mulia ini dengan cepat memantul dari area support di sekitar $3.960.

  • Pengujian Ulang Resistensi: Pada 13 Oktober, harga kembali memasuki channel bullish yang kuat, ditandai dengan upaya menembus kembali area resistensi sebelumnya di $4.058 (terlihat pada chart terbaru).

  • Posisi MA: Harga kini berada di atas Exponential Moving Average (EMA) jangka pendek dan menengah, yang memberikan dukungan teknikal yang kuat.

 

Perkiraan Jangka Pendek: Emas Mengincar $4.100

 

Dengan dukungan fundamental yang didominasi oleh kekhawatiran geopolitik dan sentimen dovish The Fed, prospek emas dalam beberapa hari ke depan cenderung sangat bullish.

Level Kunci Narasi Pasar
Resistensi Kunci US$ 4.058 – $4.060
Target Berikutnya US$ 4.100
Support Kuat US$ 4.000 (Psikologis)

Kesimpulan: Emas memasuki pekan ini dengan fundamental safe-haven yang diperbarui, mengabaikan koreksi akhir pekan lalu. Kekuatan bullish akan sangat bergantung pada seberapa jauh eskalasi ketegangan AS-China berlanjut dan pernyataan dari pejabat The Fed yang tersisa sebelum pertemuan kebijakan akhir bulan. Investor disarankan untuk memantau pergerakan Dolar AS dan berita geopolitik secara ketat.

Chat Kami!