Analisa Harian Detail
DI AMBANG KRISIS? Emas Jadi Raja! Shutdown AS dan Ancaman China Picu Kenaikan Gila-Gilaan!
DI AMBANG KRISIS? Emas Jadi Raja! Shutdown AS dan Ancaman China Picu Kenaikan Gila-Gilaan!
EMAS MENCETAK SEJARAH! Tembus $4.300 di Tengah Kekacauan AS & Ancaman China: Analisis Fundamental 16–17 Oktober 2025
Periode 16 hingga 17 Oktober 2025 tercatat sebagai salah satu momen paling dramatis dalam sejarah perdagangan Emas. Harga Logam Mulia (XAU/USD) melanjutkan rally luar biasa, menembus level psikologis baru di atas $4.300 per ounce dan mencapai rekor tertinggi baru sepanjang masa (ATH) di kisaran $4.380.

Grafik Hour 1 (H1) yang terlampir secara jelas menunjukkan momentum Bullish yang tak terhenti, di mana harga bergerak hampir vertikal sepanjang hari 16 Oktober dan menanjak tajam pada sesi Asia 17 Oktober, jauh di atas semua Moving Average (MA).
Kenaikan gila-gilaan ini didorong oleh Perfect Storm dari dua fundamental utama: ketidakpastian politik di AS dan prospek kebijakan moneter yang longgar.
1. Fundamental Utama: Krisis Politik dan Dovish The Fed
Kenaikan eksplosif Emas ke level $4.300 dan potensi menuju $4.365 ini didukung oleh:
-
Kekacauan Pemerintahan AS (Shutdown): Ketakutan akan penutupan pemerintahan federal AS yang berkepanjangan, yang kini memasuki minggu ketiga setelah Senat gagal meloloskan pendanaan, membebani Dolar AS (USD) dan memicu permintaan safe-haven. Pejabat Departemen Keuangan memperkirakan shutdown ini dapat menyebabkan kerugian ekonomi hingga $15 miliar per minggu.
-
Taruhan Penurunan Suku Bunga Meningkat: Pasar semakin yakin Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga. Komentar dari Ketua The Fed Powell yang menunjukkan perlambatan tajam dalam perekrutan dan kesepakatan Gubernur Waller tentang perlunya pemotongan suku bunga lagi pada akhir bulan, memperkuat ekspektasi pelonggaran kebijakan. Suku bunga yang lebih rendah secara langsung mengurangi biaya peluang untuk memegang Emas, menjadikannya lebih menarik.
2. Geopolitik: Ancaman Perang Dagang Jilid Baru
Selain isu domestik AS, ancaman geopolitik turut mempercepat rally Emas:
-
Tarif 100% AS-China: Eskalasi ketegangan perdagangan memanas setelah Presiden AS berencana memberlakukan tarif 100% atas seluruh impor China mulai 1 November, sebagai respons terhadap pembatasan ekspor mineral langka oleh Beijing. Kekhawatiran akan dampak negatif ini terhadap pertumbuhan global mendorong investor mencari lindung nilai.
-
Permintaan Bank Sentral: Emas juga didukung oleh faktor jangka panjang, termasuk pembelian besar-besaran yang berkelanjutan oleh bank-bank sentral global dan tren dedolarisasi.
3. Dampak Lokal: Emas Antam "Naik Tinggi Banget"
Lonjakan harga Emas dunia memberikan dampak masif di pasar domestik Indonesia pada Jumat, 17 Oktober 2025:
-
Antam Pecah Rekor: Harga Emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melonjak tinggi sebesar Rp 78.000, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di level Rp 2.485.000 per gram.
-
Pegadaian Tembus Rp 2,6 Juta: Harga Emas Antam di Pegadaian bahkan mencetak rekor fantastis dengan menembus Rp 2.648.000 per gram.
Proyeksi Teknikal: Menuju $4.592
Secara teknikal, momentum bullish tetap solid. Analis memprediksi target resistance Emas berikutnya mengarah ke $4.592 per troy ounce, meskipun ada potensi konsolidasi atau koreksi teknikal kecil di sekitar pivot $4.189 akibat aksi ambil untung. Kenaikan ini juga memberikan Emas kinerja mingguan terbaik sejak krisis keuangan global pada September 2008.
Kesimpulan: Emas saat ini berposisi sebagai aset super safe haven, didorong oleh kombinasi kebijakan The Fed yang dovish dan ketidakpastian politik/geopolitik yang ekstrem. Investor di seluruh dunia didorong untuk meninjau kembali strategi investasi di tengah kenaikan harga yang "tidak tertolong" ini.