logo

XAU/USD Kembali Terperosok di Bawah Bayang-Bayang Hawkish The Fed!

 

 

GOLD DI UJUNG TANDUK: Pasca-FOMC The Fed, Sinyal Hawkish Powell Menghambat Reli Emas (Analisis 29–30 Oktober 2025)

 

Jakarta, 30 Oktober 2025 – Harga Emas (XAU/USD) pada periode 29-30 Oktober 2025 menunjukkan reaksi yang kompleks pasca-keputusan Federal Open Market Committee (FOMC). Meskipun The Fed memangkas suku bunga, rally Emas terhambat oleh komentar Ketua Fed Jerome Powell yang bernada hawkish dan penguatan Dolar AS. Analisis grafik menyoroti tekanan jual yang kembali muncul di awal 30 Oktober.


 

I. Analisis Teknikal: Gagal Bertahan Setelah Bounce

 

 

 

Pengamatan pada grafik H1 (image_6972e0.png dan image_f76c7f.png) menyoroti volatilitas tinggi di sekitar pengumuman The Fed.

  1. Reaksi Awal dan False Breakout:

    • Pada 29 Oktober, harga Emas (XAU/USD) awalnya menunjukkan upaya rebound dari area $3.940-an, berhasil menembus kembali ke atas $4.000 dan mencapai puncaknya di sekitar $4.018 - $4.020 (terlihat pada image_6972e0.png sekitar 29 Okt 12:00 - 15:00).

    • Namun, lonjakan ini gagal bertahan lama setelah rilis pernyataan FOMC.

  2. Rejection dan Penurunan Tajam:

    • Setelah menyentuh puncak tersebut, harga Emas mengalami penolakan kuat (rejection) dan jatuh kembali di bawah level $4.000 (terlihat jelas di image_6972e0.png pada 29 Okt 17:00 - 20:00).

    • Penurunan ini menempatkan Emas kembali ke zona support kritis, dengan harga diperdagangkan di sekitar $3.927 pada pagi hari 30 Oktober.

    • Harga penutupan 29 Oktober tercatat di $3.929,36, level terendah sejak 3 Oktober 2025.

  3. Level Kunci 30 Oktober:

    • Support Kritis: Level utama yang perlu dipertahankan adalah di sekitar $3.920 - $3.930 (area low dan support kuat historis). Jika support ini ditembus, Emas berpotensi jatuh ke $3.886 dan $3.855.

    • Resistance Terdekat: Emas harus merebut kembali level $3.985 - $4.000 untuk meredakan tekanan bearish.


 

II. Analisis Fundamental: Pernyataan Powell yang Mengejutkan

 

Dinamika harga Emas pasca-FOMC sebagian besar didorong oleh interpretasi pasar terhadap pernyataan Ketua The Fed.

  1. Pemangkasan Suku Bunga (Faktor Bullish Terabaikan):

    • Sesuai ekspektasi pasar, The Fed memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi kisaran 3,75%-4,00%. Secara tradisional, pemangkasan suku bunga akan menekan Dolar AS dan mendukung Emas.

    • Emas memang sempat menguat, namun hanya terbatas.

  2. Hawkish dari Powell (Faktor Bearish Utama):

    • Kenaikan harga emas terhenti secara tiba-tiba karena Ketua The Fed, Jerome Powell, memberikan sinyal kehati-hatian terkait prospek pelonggaran moneter lanjutan.

    • Powell mengindikasikan bahwa pemangkasan suku bunga lebih lanjut pada Desember bukanlah sesuatu yang pasti dan kebijakan moneter "tidak berada pada jalur yang sudah ditentukan".

    • Pernyataan ini meredam ekspektasi pasar terhadap siklus pelonggaran berkelanjutan, yang justru mendorong penguatan Dolar AS ke level tertinggi 2 minggu, sehingga menekan harga Emas.

  3. Pengaruh Optimisme Dagang:

    • Sentimen risk-on global yang didorong oleh kemajuan kerangka perdagangan AS-Tiongkok juga terus menahan permintaan terhadap Emas sebagai safe haven.


 

III. Prospek Pasar

 

Dengan hasil FOMC yang memberikan pemangkasan suku bunga tetapi disertai sinyal hawkish dari Powell, Emas berada dalam posisi rentan.

  • Jangka Pendek (30 Okt): Tekanan bearish kemungkinan masih dominan selama Dolar AS mempertahankan kenaikannya. Pasar akan mencermati apakah buyer mampu bertahan di area support $3.920.

  • Fokus Berikutnya: Pasar akan mencermati pertemuan Presiden Trump dan Xi Jinping serta keputusan suku bunga dari European Central Bank (ECB) yang dapat mempengaruhi Dolar dan Emas.

Apakah Anda ingin saya membuat perbandingan lebih lanjut antara pergerakan harga Emas sebelum dan sesudah pengumuman The Fed?

Chat Kami!