logo

BAYANGAN $4.000 KEMBALI MENGHANTUI! Emas Gagal Rebound Jangka Pendek, Terjebak Konsolidasi Cemas Menanti NFP!

 

 

TERJEBAK DI BAWAH BAYANGAN $4.000: Emas (XAU/USD) Kembali ke Fase Konsolidasi Cemas (Analisis 4–5 November 2025)

 

Jakarta, 5 November 2025 – Periode perdagangan 4 hingga 5 November 2025 menjadi babak cooling-off yang cemas bagi harga Emas (XAU/USD). Setelah sempat menunjukkan pemulihan di akhir Oktober, Emas kembali terperosok dan kesulitan mempertahankan level psikologis $4.000. Logam mulia ini terjebak dalam rentang konsolidasi negatif, di tengah tekanan penguatan Dolar AS dan memudarnya ekspektasi pemotongan suku bunga The Fed secara agresif.


 

I. Analisis Teknikal: Gagal Bertahan di Atas $4.000

 

 

 

Pengamatan pada grafik H1 (terutama image_0d0267.png dan data harga spot) mengindikasikan bahwa rebound Emas dari low $3.920-an tidak berkelanjutan dan bearish kembali muncul.

  1. Kegagalan Penembusan:

    • Pergerakan harga di akhir Oktober sempat membawa Emas kembali ke atas $4.000, mencapai puncaknya di sekitar $4.023.

    • Namun, Emas gagal mempertahankan posisi tersebut dan pada 4 November, harga bergerak di bawah $4.000. Harga spot internasional tercatat di $3.989 per troy ounce pada 4 November.

  2. Struktur Konsolidasi Negatif:

    • Pada 4–5 November, harga menunjukkan pergerakan sideways atau konsolidasi yang cenderung melemah. Kondisi ini menggambarkan sentimen pasar yang berhati-hati dan menunggu katalis baru.

    • Emas gagal bertahan di atas 200-hour Moving Average, yang mengisyaratkan potensi pelemahan lebih lanjut.

  3. Level Kunci Lanjutan:

    • Resistance Kunci: Level psikologis $4.000 kini kembali menjadi resistance utama. Penembusan tegas di atas $4.000, diikuti dengan penembusan $4.018, diperlukan untuk memicu short-covering dan rally menuju $4.075–$4.068.

    • Support Kritis: Emas harus bertahan di atas level $3.971. Jika tekanan jual berlanjut, support perantara berada di dekat $3.900, dengan risiko menguji ulang swing low pekan lalu di sekitar $3.886.


 

II. Analisis Fundamental: The Fed dan Kekuatan Dolar

 

Tekanan terhadap Emas pada periode ini sebagian besar didorong oleh kekuatan Dolar AS dan revisi ekspektasi kebijakan moneter.

  1. Memudarnya Ekspektasi The Fed Dovish:

    • Meskipun The Fed telah memangkas suku bunga, pasar telah menyesuaikan ekspektasi, mengurangi keyakinan bahwa Federal Reserve akan memotong suku bunga secara agresif pada Desember.

    • Sinyal hawkish dari Powell setelah FOMC tampaknya lebih diresapi pasar, sehingga mengalihkan flow investasi menjauhi Emas.

  2. Dolar AS yang Kuat:

    • Dolar AS (USD) menunjukkan kekuatan dibandingkan mata uang lainnya. Penguatan Dolar secara historis memberikan tekanan bearish pada harga Emas. Beberapa analis bahkan memprediksi rally Dolar yang signifikan, yang akan menambah tekanan jual pada logam mulia.

  3. Sentimen Pasar yang Berhati-Hati:

    • Kinerja Emas dipengaruhi oleh sentimen pasar yang cautious dan sideways. Investor cenderung menahan diri, menunggu katalis baru, terutama rilis data ekonomi AS yang dapat memberikan petunjuk lebih jelas mengenai jalur kebijakan The Fed.


 

III. Kesimpulan dan Outlook

 

Emas (XAU/USD) kembali berada di bawah tekanan bearish jangka pendek, ditandai dengan kegagalan mempertahankan level $4.000. Pergerakan cenderung netral-melemah (sideways) saat ini. Pasar berada dalam posisi siaga tinggi menantikan rilis data ekonomi kunci, terutama Non-Farm Payrolls (NFP), yang dijadwalkan pada Jumat, 7 November, yang akan menjadi penentu apakah Emas akan kembali rally atau meluncur ke support di bawah $3.900.

Apakah Anda ingin saya membuat perbandingan teknikal antara support dan resistance pada periode ini?

Chat Kami!