logo

EMAS KEMBALI MENGUASAI PASAR! Lonjakan Safe Haven dan Ekspektasi Dovish The Fed Memicu Mega Rally di Atas $4.050!

 

 

DEFIANCE DI TENGAH KETIDAKPASTIAN: Emas (XAU/USD) Meledak di Atas $4.050 Didorong Ekspektasi Dovish The Fed dan Safe Haven (Analisis 7–10 November 2025)

 

Jakarta, 10 November 2025 – Periode perdagangan 7 hingga 10 November 2025 menjadi momen krusial bagi Emas (XAU/USD). Setelah menghabiskan beberapa hari berkonsolidasi di bawah level psikologis $4.000, harga Emas mengalami lonjakan tajam pada Jumat, 7 November, dan berhasil mengakhiri pekan dengan rally kuat, stabil di atas $4.040 pada awal pekan 10 November.

Kenaikan dramatis ini didorong oleh kombinasi pelemahan Dolar AS dan peningkatan permintaan aset aman (safe-haven) akibat meluasnya ketidakpastian ekonomi di Amerika Serikat.


 

I. Analisis Teknikal: Konfirmasi Breakout Tren

 

 

 

Grafik H1 XAU/USD (5–10 November 2025) menunjukkan tiga fase pergerakan kunci yang menegaskan pembalikan tren:

  1. Konsolidasi Tegang (5–7 November Pagi): Harga Emas terperangkap dalam kisaran ketat di sekitar $3.960 hingga $4.015. Konsolidasi ini menguji support kritis, tetapi buyer berhasil menahan penurunan lebih lanjut, membangun energi untuk pergerakan besar.

  2. Mega Breakout (7 November Sore): Terjadi lonjakan volume dan harga yang sangat kuat yang mendorong Emas menembus resistance minor dan level psikologis kunci $4.000 dalam waktu singkat.

  3. Keseimbangan Baru (10 November): Setelah rally pada Jumat, Emas mengawali pekan dengan mengkonsolidasikan keuntungan di zona $4.040 hingga $4.050. Konsolidasi di level yang lebih tinggi ini menunjukkan bahwa sentimen bullish kini dominan, dengan level $4.040 bertindak sebagai support terdekat yang kuat. Target bullish selanjutnya adalah menguji kembali swing high sebelumnya di atas $4.075.


 

II. Analisis Fundamental: Dolar Tumbang Dihantam Ekspektasi Dovish

 

Tanpa mempertimbangkan rilis data ketenagakerjaan spesifik (NFP), kenaikan Emas secara fundamental didorong oleh tiga pilar utama:

  1. Ekspektasi Pelonggaran Moneter The Fed:

    • Pelemahan Emas didukung oleh menurunnya nilai Dolar AS (USD), yang berakar pada ekspektasi pasar bahwa The Fed (Federal Reserve) akan bersikap dovish.

    • Probabilitas The Fed untuk memangkas suku bunga lagi pada Desember telah melonjak, menurut CME FedWatch Tool. Ekspektasi ini menekan imbal hasil obligasi AS dan secara otomatis mengurangi daya tarik (atau opportunity cost) memegang Emas, sehingga mendukung kenaikannya.

  2. Permintaan Aset Safe-Haven:

    • Permintaan terhadap Emas sebagai aset aman meningkat di tengah lingkungan risiko global.

    • Salah satu sumber risiko utama adalah perpanjangan government shutdown AS yang menciptakan ketidakpastian politik dan ekonomi. Ketidakjelasan data resmi yang terhenti akibat shutdown ini memaksa trader "terbang buta" dan meningkatkan bid (permintaan) untuk Emas.

  3. Data Ekonomi AS yang Mengkhawatirkan (Non-NFP):

    • Sentimen dovish The Fed diperkuat oleh data ekonomi lainnya. Rilis survei PHK Challenger menunjukkan lonjakan tajam dalam pemutusan hubungan kerja (PHK) pada Oktober, mencapai level tertinggi dalam dua dekade. Data PHK yang buruk ini memberikan sinyal perlambatan pasar tenaga kerja dan menambah tekanan jual pada Dolar AS.


 

Kesimpulan dan Outlook:

 

Emas (XAU/USD) telah memasuki fase bullish baru, didorong oleh konsensus pasar yang condong pada pelonggaran kebijakan The Fed dan permintaan safe-haven di tengah ketidakpastian AS. Selama Emas mampu bertahan di atas $4.040, tekanan bearish jangka pendek dianggap telah berakhir.

Chat Kami!