logo

MIMPI BULLISH KANDAS! Emas Anjlok Dihantam CPI, Tinggalkan Puncak $4.240 dan Terjun Bebas di Bawah Garis Pertahanan $4.100!

 


 

KEJUTAN INFLASI DAN KOREKSI TAJAM: Emas (XAU/USD) Menjauhi Puncak dan Masuk Fase Distribusi di Bawah $4.100 (Analisis 14–17 November 2025)

 

Jakarta, 17 November 2025 – Periode perdagangan 14 hingga 17 November 2025 ditandai dengan perubahan signifikan pada sentimen pasar Emas (XAU/USD). Setelah rally kuat pasca-NFP yang membawanya menguji $4.240, Emas mengalami koreksi tajam dan berkelanjutan, dipicu oleh rilis data inflasi (CPI) AS yang lebih kuat dari perkiraan. Emas kini keluar dari zona bullish dan diperdagangkan di bawah level psikologis $4.100, memasuki fase konsolidasi negatif.


 

I. Analisis Teknikal: Breakdown dan Konsolidasi Negatif

 

 

 

Pengamatan pada grafik (terutama image_e1dc1e.png hingga 13 Nov, dan image_2871ae.png yang mencakup 14–17 Nov) mengkonfirmasi dominasi seller yang kembali muncul:
  1. Sharp Reversal (14 November): Emas yang sempat menguji level $4.240 mengalami reversal tajam. Harga dengan cepat menembus support krusial di $4.180 dan $4.140, membatalkan seluruh momentum rally pasca-NFP.
  2. Breakdown dan New Range (15–17 November): Tekanan jual berlanjut, menembus support psikologis $4.100. Emas kini terjebak dalam rentang konsolidasi yang lebih rendah dan negatif, sebagian besar di antara $4.070 hingga $4.120. Pola ini menunjukkan fase distribusi (seller mengambil keuntungan dan buyer yang terjebak memotong kerugian).
  3. Level Kunci 17 November:
    • Resistance Kunci: Level psikologis $4.100 - $4.110 kini telah menjadi resistance utama. Selama Emas gagal menembus dan bertahan di atas zona ini, bias tetap bearish jangka pendek.
    • Support Kritis: Support terdekat berada di $4.060 - $4.070. Kegagalan menahan support ini dapat memicu penurunan lebih lanjut, menguji ulang low sebelumnya di sekitar $4.030.

II. Analisis Fundamental: Kejutan CPI Menguatkan Dolar

 

Koreksi tajam pada Emas didorong sepenuhnya oleh respons pasar terhadap data fundamental utama:
  1. Kejutan Data Inflasi (CPI): Data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS yang dirilis pada 13 November menunjukkan inflasi yang lebih kuat (panas) dari yang diantisipasi oleh konsensus.
  2. Respons The Fed dan Dolar AS: Data inflasi yang kuat segera membatalkan spekulasi rate cut agresif The Fed pada pertemuan mendatang.
    • Dolar Menguat: Narasi CPI yang panas memicu reli kuat pada Dolar AS (USD) dan imbal hasil obligasi AS.
    • Emas Anjlok: Penguatan Dolar dan peningkatan opportunity cost memegang Emas menyebabkan profit-taking besar-besaran, memicu anjloknya harga logam mulia.
  3. Fokus ke Depan: Pasar kini telah menetapkan ulang ekspektasi dovish The Fed dan akan mengalihkan perhatiannya pada data-data ekonomi lainnya, seperti Producer Price Index (PPI) dan Retail Sales, untuk memvalidasi apakah tekanan inflasi ini berkelanjutan. Jika data ekonomi AS tetap kuat, Emas akan terus menghadapi tekanan jual.

Kesimpulan dan Outlook:
Emas (XAU/USD) telah memasuki fase koreksi yang signifikan, didorong oleh data CPI AS yang menghidupkan kembali kekuatan Dolar AS. Secara teknikal, bias jangka pendek telah bergeser menjadi negatif (bearish) di bawah resistance $4.100. Emas akan tetap rentan terhadap tekanan jual selama Dolar AS mempertahankan kekuatannya dan ekspektasi The Fed yang hawkish bertahan.
 
Chat Kami!