logo

Analisa Harian NZD/USD (Selasa, 6 Januari 2026)

Analisis Struktur Pasar: Fase Distribusi di Area Resistance

​Tinjauan Price Action

​Pada perdagangan 5 Januari, NZD/USD mencatatkan pembalikan arah yang sangat kuat setelah sempat menyentuh level rendah harian di 0.57467. Kenaikan impulsif tersebut membawa harga menembus batas atas di 0.57917. Namun, memasuki awal tanggal 6 Januari, harga mulai menunjukkan tanda-tanda jenuh beli (overbought) dan tertahan di level 0.57859.

​Saat ini, harga berada di bawah garis Resistance harian, menunjukkan adanya tekanan jual jangka pendek karena aksi ambil untung (profit taking).

​Analisis Indikator Moving Average (MA)

​Fast MA (Garis Merah): Harga mulai memotong ke bawah garis rata-rata cepat, menandakan pelemahan momentum bullish jangka pendek.

​Medium MA (Garis Ungu): Masih menunjukkan kemiringan positif namun mulai melandai, bertindak sebagai support dinamis terdekat.

​Slow MA (Garis Biru/Hijau): Berada jauh di bawah pada level 0.57667, mengonfirmasi bahwa tren besar masih naik, namun jarak yang lebar antara harga saat ini dan MA lambat memperbesar peluang terjadinya koreksi (mean reversion).

​Rekomendasi Peluang Trading – 6 Januari 2026

​Strategi yang direkomendasikan adalah Buy on Weakness jika harga mampu bertahan di area support utama, atau Scalping Sell jika harga gagal kembali ke atas 0.57880.

​Rencana Eksekusi:

​Area Entry (Buy): 0.57750 – 0.57800 (Menunggu koreksi ke area support Moving Average ungu).

​Take Profit 1: 0.57917 (Menguji kembali level tertinggi sebelumnya).

​Take Profit 2: 0.58000 (Target psikologis angka bulat).

​Stop Loss: 0.57680 (Di bawah area konsolidasi Moving Average lambat untuk membatasi risiko).

​Catatan Strategis bagi Trader

​Konfirmasi Rejection: Perhatikan reaksi harga di level 0.57859. Jika harga gagal ditutup di atas level ini pada grafik H1, maka penurunan menuju area 0.57750 sangat mungkin terjadi.

​Manajemen Risiko: Mengingat volatilitas yang tinggi pada sesi sebelumnya, gunakan ukuran lot yang konservatif (risiko 1% per transaksi).

​Sentimen Global: Perhatikan pergerakan indeks Dollar (DXY). Pelemahan Dollar yang terjadi kemarin menjadi pemicu utama kenaikan NZD, sehingga setiap pemulihan pada DXY akan langsung menekan pasangan ini.

​Peringatan Risiko: Perdagangan valuta asing (Forex) memiliki risiko tinggi terhadap modal Anda. Analisis ini bersifat profesional dan edukatif, bukan jaminan keuntungan mutlak. Selalu disiplin dalam penggunaan Stop Loss.

 

Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat informatif dan tidak dimaksudkan sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada pada tanggung jawab masing-masing individu.

Chat Kami!