logo

Analisa Harian NZD/USD (Kamis, 8 Januari 2026)

Analisis Struktur Pasar: Akselerasi Bearish dan Penembusan Support

​Tinjauan Price Action

​Sepanjang perdagangan 7 Januari, NZD/USD sempat mengalami konsolidasi dan upaya pemulihan terbatas hingga mencapai area 0.57925. Namun, upaya tersebut gagal total setelah harga membentuk pola double top kecil dan diikuti oleh tekanan jual impulsif di sesi New York.

​Saat ini, harga berada di level 0.57698, yang merupakan level terendah baru dalam rentang waktu grafik tersebut. Struktur pasar sangat jelas membentuk lower high dan lower low, yang mengindikasikan bahwa tren turun belum menunjukkan tanda-tanda kelelahan.

​Analisis Indikator Moving Average (MA)

​Fast MA (Garis Merah): Harga bergerak tajam di bawah garis rata-rata cepat, bertindak sebagai resistance dinamis yang sangat agresif.

​Medium MA (Garis Ungu): Memiliki kemiringan negatif yang curam dan berada di atas harga, memvalidasi momentum penurunan jangka menengah.

​Slow MA (Garis Biru & Hijau): Terjadi persilangan Death Cross yang semakin melebar antara garis MA biru dan hijau di area 0.57835, memberikan konfirmasi teknikal bahwa bias pasar sepenuhnya berada di zona bearish.

​Rekomendasi Peluang Trading – 8 Januari 2026

​Strategi yang direkomendasikan adalah Sell on Rally (Jual saat pemulihan) untuk mengikuti arus utama pasar yang sedang turun tajam.

​Parameter Eksekusi:

​Area Entry (Sell): 0.57745 – 0.57800 (Menunggu koreksi teknis ke arah garis MA merah atau area resistance terdekat).

​Take Profit 1 (Intraday): 0.57650 (Target psikologis terdekat).

​Take Profit 2 (Extended): 0.57580 (Target ekspansi jika tekanan jual berlanjut di sesi London/New York).

​Stop Loss: 0.57880 (Ditempatkan di atas struktur swing high terakhir untuk melindungi modal dari potensi pembalikan arah mendadak).

​Catatan Strategis bagi Trader

​Konfirmasi Rejection: Disarankan masuk posisi jual hanya jika muncul tanda penolakan (rejection) di area entry, seperti pola bearish pin bar atau engulfing pada timeframe yang lebih kecil.

​Kondisi Oversold: Meskipun tren turun sangat kuat, perhatikan potensi koreksi teknis mengingat harga sudah turun cukup jauh dari level pembukaan kemarin. Jangan mengejar harga di level terendah saat ini (low of the day).

​Manajemen Risiko: Gunakan ukuran lot yang bijak (risiko maksimal 1-2% dari modal). Sentimen Dollar AS yang kuat menjadi pemicu utama, jadi pantau juga pergerakan Indeks Dollar (DXY).

 

Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat informatif dan tidak dimaksudkan sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada pada tanggung jawab masing-masing individu.

 

Chat Kami!