Analisa Harian Detail
Analisa Harian USD/JPY (Kamis, 15 Januari 2026)
Analisa Harian USD/JPY (Kamis, 15 Januari 2026)
Analisis Struktur Pasar: Transisi Momentum dan Tekanan Jual
Tinjauan Price Action
Setelah sempat mencapai level tertinggi di atas 159.000 pada hari sebelumnya, USD/JPY kini mengalami tekanan jual yang konsisten. Harga telah mencatatkan pola Lower High (LH) dan Lower Low (LL) yang jelas pada grafik terbaru. Saat ini, harga diperdagangkan di level 158.389, berada jauh di bawah puncak harian sebelumnya.
Penembusan level psikologis harian menunjukkan bahwa sentimen pasar telah bergeser menjadi defensif, di mana para pelaku pasar mulai melakukan aksi ambil untung pasca kenaikan tajam di awal pekan.
Analisis Indikator Moving Average (MA)
Klaster MA Cepat (Merah & Ungu): Kedua garis ini telah memotong ke bawah dan kini berada di atas harga, bertindak sebagai hambatan dinamis di kisaran 158.450 – 158.520.
MA Lambat (Biru): Harga telah menembus ke bawah garis MA biru secara impulsif, yang menandakan bahwa tren naik jangka menengah sedang terancam.
Posisi Harga: Keberadaan harga di bawah seluruh rangkaian Moving Average pada timeframe M15 mengonfirmasi bahwa momentum saat ini sepenuhnya dikuasai oleh penjual (bearish).
Rekomendasi Peluang Trading – 15 Januari 2026
Strategi yang direkomendasikan adalah Sell on Rally (jual saat terjadi koreksi naik) guna memanfaatkan kelanjutan struktur penurunan menuju area dukungan struktural berikutnya.
Parameter Eksekusi:
Area Entry (Sell Limit): 158.460 – 158.520 (Menunggu harga melakukan retest ke area garis MA merah atau ungu sebelum melanjutkan penurunan).
Take Profit 1 (Target Intraday): 158.160 (Target pada level dukungan terendah yang terlihat pada grafik).
Take Profit 2 (Extended): 157.950 (Target jika tekanan jual menembus level dukungan psikologis 158.000).
Stop Loss: 158.650 (Ditempatkan di atas swing high terakhir untuk memitigasi risiko jika terjadi pembalikan harga mendadak).
Catatan Strategis bagi Trader
Konfirmasi Sesi: Perhatikan volatilitas pada pembukaan sesi London. Jika harga gagal menembus kembali ke atas 158.550, maka probabilitas penurunan ke target TP1 akan sangat tinggi.
Manajemen Risiko: Mengingat USD/JPY sangat sensitif terhadap data inflasi dan kebijakan suku bunga, pastikan untuk memindahkan Stop Loss ke titik impas (BEP) setelah harga mencapai keuntungan +20 pips.
Waspada Oversold: Jika harga mendekati level 158.100, waspadai adanya upaya akumulasi beli kembali secara mendadak karena level tersebut merupakan area dukungan kuat pada sesi-sesi sebelumnya.
Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat informatif dan tidak dimaksudkan sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada pada tanggung jawab masing-masing individu.