logo

Analisa Harian USD/JPY (Selasa, 27 Januari 2026)

Analisis Struktur Pasar: Formasi Higher Low dan Penembusan Hambatan

​Tinjauan Price Action

​Sepanjang sesi perdagangan 26 Januari, USD/JPY sempat mencatatkan titik terendah lokal di level 153.684. Sejak saat itu, harga berhasil membentuk struktur kenaikan bertahap dengan mencatatkan level terendah yang semakin meninggi (higher lows). Saat ini, harga diperdagangkan di level 154.216, yang merupakan level tertinggi dalam rentang waktu intraday terbaru.

​Struktur ini menunjukkan adanya akumulasi beli yang kuat di setiap koreksi, menandakan kembalinya minat pasar terhadap Dollar AS terhadap Yen Jepang.

​Analisis Indikator Moving Average (MA)

​Konfigurasi Bullish: Harga saat ini berada di atas garis Fast MA (Merah) dan Medium MA (Ungu), yang kini mulai melandai ke atas dan memberikan dukungan dinamis di level 154.100 - 154.170.

​Penembusan Slow MA: Penembusan harga ke atas garis MA biru (154.034) merupakan sinyal krusial bagi perubahan tren intraday menjadi bullish.

​Target Resistensi: Pergerakan naik saat ini sedang menguji garis MA hijau yang menukik ke bawah pada level 154.244. Penutupan candle solid di atas level ini akan membuka ruang kenaikan yang lebih lebar.

​Rekomendasi Peluang Trading – 27 Januari 2026

​Strategi yang direkomendasikan adalah Buy on Retest, memanfaatkan dukungan dari klaster rata-rata bergerak yang baru saja ditembus.

​Parameter Eksekusi:

​Area Entry (Buy): 154.050 – 154.130 (Menunggu harga melakukan koreksi teknis ke area dukungan MA biru atau ungu).

​Take Profit 1 (Target Intraday): 154.314 (Target pada area resistensi struktural teratas di grafik).

​Take Profit 2 (Extended): 154.550 (Target jika momentum kenaikan berlanjut menembus MA hijau).

​Stop Loss: 153.850 (Ditempatkan di bawah area konsolidasi terakhir untuk membatasi risiko jika terjadi pembalikan mendadak).

​Catatan Strategis bagi Trader

​Konfirmasi Penembusan MA Hijau: Jika harga mampu menembus level 154.244 dengan volume tinggi, skenario kenaikan akan semakin tervalidasi secara teknis.

​Manajemen Risiko: Mengingat volatilitas Yen yang sering kali dipengaruhi oleh sentimen risiko global (risk-on/risk-off), pastikan untuk selalu menggunakan Stop Loss yang disiplin.

​Korelasi Yield Obligasi: Perhatikan pergerakan imbal hasil (yield) obligasi AS 10-tahun, karena kenaikan yield biasanya menjadi katalis pendorong utama bagi penguatan USD/JPY.

Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat informatif dan tidak dimaksudkan sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada pada tanggung jawab masing-masing individu.

Chat Kami!